Krisis Air Bersih Melanda Malang

Krisis Air Bersih Melanda Malang

Madurapost.co.id – Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, mulai memberikan dampak serius bagi kehidupan masyarakat. Kekeringan yang melanda sejumlah titik di wilayah tersebut menyebabkan pasokan air bersih menipis, sehingga warga mulai kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Menanggapi situasi darurat ini, Kepolisian Resor (Polres) Malang bergerak cepat dengan melakukan aksi kemanusiaan melalui distribusi bantuan air bersih dalam skala besar.

Dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak, Polres Malang telah menyalurkan total bantuan sebanyak 35 ribu liter air bersih. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam hadir di tengah kesulitan yang dialami warga akibat fenomena alam yang ekstrem ini.

Krisis Air Bersih Melanda Malang
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Kepala Seksi Humas Polres Malang, AKP M Budiono, menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian di lapangan bertujuan untuk memastikan kebutuhan vital warga tetap terpenuhi meskipun kondisi alam sedang tidak mendukung. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda pemenuhannya, terutama saat sumber air warga mulai mengering.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan data yang dihimpun, penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap selama dua hari, yakni pada tanggal 7 hingga 8 Oktober 2026. Pada hari pertama, tepatnya Rabu (7/10), tim kepolisian telah mengirimkan sebanyak 20 ribu liter air bersih. Fokus distribusi awal diarahkan ke wilayah Kecamatan Kalipare, khususnya di Dusun Banduarjo dan Dusun Pondok Kobong yang terletak di Desa Sumberpetung.

Dalam operasi penyaluran di wilayah Kalipare ini, Polres Malang tidak bekerja sendirian. Mereka menjalin kolaborasi erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran. Selain menyasar pemukiman warga, bantuan air bersih ini juga dialokasikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Kalipare agar aktivitas pendidikan tidak terganggu oleh krisis air.

Memasuki hari kedua, Kamis (8/10), distribusi dilanjutkan dengan menyalurkan 15 ribu liter air bersih ke wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Bantuan tersebut menyasar warga di Dusun Sumberbende, Desa Argotirto, khususnya di lingkungan RT 21 dan RT 24. Tak berhenti di situ, bantuan juga mengalir ke Dusun Krajan, Desa Sumberagung, untuk warga di lingkungan RT 10 dan RT 12.

AKP M Budiono menambahkan bahwa setiap tetes air yang dikirimkan langsung dialirkan ke dalam tandon-tandon penampungan milik warga. Hal ini dilakukan agar air dapat disimpan dan digunakan secara berkelanjutan untuk keperluan memasak, mandi, hingga mencuci.

Pihak Polres Malang menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi kekeringan di lapangan. Mereka akan terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian kewilayahan serta pemerintah daerah setempat guna memetakan titik-titik mana saja yang membutuhkan bantuan tambahan. Langkah proaktif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan meringankan penderitaan warga selama musim kemarau berlangsung. Melansir informasi dari madurapost.co.id, diharapkan sinergi antarinstansi ini dapat terus terjaga demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Malang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar