Madurapost.co.id – Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah nyata dalam upaya perlindungan kesehatan jangka panjang bagi para pegawainya. Sebagai bentuk tindakan preventif terhadap ancaman kanker serviks, Pemkot Surabaya secara resmi membuka layanan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) yang dikhususkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta anggota keluarganya.
Langkah strategis ini diambil mengingat tingginya risiko kanker serviks yang menyerang kaum perempuan. Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dapat menekan angka kasus kanker serviks di lingkungan kerja pemerintahan dan masyarakat luas melalui deteksi serta pencegahan sejak dini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program kesehatan biasa, melainkan sebuah upaya untuk membangun kesadaran kolektif. Menurutnya, menjaga kesehatan perempuan dan keluarga adalah fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif dan sehat.

Related Post
"Melalui kegiatan ini, Pemkot Surabaya turut mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan perempuan dan keluarga melalui pencegahan sejak dini," ujar dr. Billy saat memberikan keterangan resmi di Surabaya.
Bagi para ASN dan keluarga yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, layanan vaksinasi dijadwalkan akan dilaksanakan pada Kamis, 19 November mendatang. Lokasi pelaksanaan telah ditentukan di Gedung Wanita Candra Kencana yang beralamat di Jalan Kalibokor Selatan No. 2, Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Layanan ini akan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.
Terkait biaya, program vaksinasi HPV ini bersifat berbayar dengan tarif sebesar Rp290 ribu untuk setiap dosisnya. Peserta diberikan fleksibilitas untuk mengikuti rangkaian pemberian dosis, mulai dari dosis pertama, kedua, hingga ketiga, sesuai dengan interval waktu yang direkomendasikan oleh tenaga medis untuk mendapatkan perlindungan maksimal.
Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara digital guna memudahkan peserta. Masyarakat dapat mendaftar melalui laman resmi dwpsehat.mediverse.id. Dalam situs tersebut, peserta cukup mencari menu kegiatan bertajuk "Vaksinasi HPV Dinas Kesehatan Kota Surabaya", kemudian melanjutkan dengan mengisi data diri melalui menu "Registrasi Individu".
dr. Billy juga memberikan catatan penting terkait proses administrasi digital ini. Ia mengimbau agar seluruh peserta memastikan alamat email yang digunakan saat mendaftar dalam kondisi aktif. Hal ini sangat krusial karena seluruh informasi krusial, termasuk detail pembayaran melalui Virtual Account (VA) atau QRIS, akan dikirimkan langsung ke kotak masuk email peserta.
"Pastikan alamat email yang didaftarkan masih aktif, karena informasi pembayaran akan dikirim melalui email tersebut," tambahnya.
Setelah melakukan pembayaran, peserta tidak boleh berhenti di situ. Mereka diwajibkan untuk kembali mengecek email guna melakukan proses penandatanganan informed consent (IC) atau persetujuan tindakan medis secara digital. Setelah seluruh tahapan administrasi dinyatakan selesai, peserta baru diperbolehkan mendatangi lokasi vaksinasi sesuai dengan jadwal yang telah dipilih.
Bagi warga atau ASN yang masih memerlukan informasi lebih mendalam mengenai teknis pelaksanaan maupun detail medis vaksinasi ini, pihak Dinkes telah menyediakan layanan bantuan melalui nomor WhatsApp 082334905718. Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan tangguh terhadap ancaman penyakit mematikan.



































Tinggalkan komentar