Lompatan Literasi Madiun Lampaui Nasional

Lompatan Literasi Madiun Lampaui Nasional

Madurapost.co.id – Kabupaten Madiun mencatatkan prestasi gemilang dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi. Berdasarkan data terbaru, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat di wilayah ini menunjukkan tren kenaikan yang sangat signifikan, bahkan berhasil melampaui angka rata-rata nasional secara drastis.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Madiun, Kus Hendrawan, mengungkapkan bahwa capaian TKM Kabupaten Madiun saat ini telah menyentuh angka 79,16 persen. Angka ini menjadi bukti nyata keberhasilan program literasi di daerah tersebut, mengingat rata-rata nasional hanya berada di level 54,4 persen.

Lompatan Literasi Madiun Lampaui Nasional
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Lonjakan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras yang konsisten. Jika menilik ke belakang, pada tahun 2023 angka TKM Kabupaten Madiun hanya berada di angka 58,10 persen. Namun, pada tahun 2024, angka tersebut melonjak tajam menjadi 78,38 persen, hingga akhirnya mencapai titik tertinggi pada tahun ini.

COLLABMEDIANET

"Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dispersip memiliki komitmen kuat untuk terus memperkuat budaya baca, memacu kreativitas masyarakat, serta mengoptimalkan tata kelola kearsipan daerah," ujar Kus Hendrawan dalam acara penutupan Festival Literasi Kabupaten Madiun 2026.

Keberhasilan ini juga tercermin dari tingginya antusiasme masyarakat dalam mengunjungi perpustakaan daerah. Hingga bulan Oktober 2026, tercatat sebanyak 32.920 orang telah mengunjungi Perpustakaan Kabupaten Madiun. Angka ini melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah daerah, yakni sebesar 20.000 pengunjung.

Prestasi ini pun membuahkan apresiasi dari pemerintah pusat. Kabupaten Madiun berhasil kembali mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik di bidang perpustakaan untuk tahun anggaran 2027. Pencapaian ini merupakan prestasi yang membanggakan karena diraih selama tiga tahun berturut-turut.

Untuk menjaga momentum ini, Dispersip menerapkan berbagai strategi jemput bola. Salah satunya adalah melalui layanan perpustakaan keliling yang rutin mendatangi berbagai sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMA. Koleksi buku yang disediakan pun sangat beragam, mulai dari bacaan ringan untuk hiburan hingga buku pengetahuan umum yang mendalam.

Selain layanan keliling, penambahan koleksi buku juga menjadi prioritas utama. Saat ini, Perpustakaan Daerah Kabupaten Madiun telah mengelola sekitar 34 ribu judul buku, baik dalam format fisik maupun digital (e-book). Penambahan koleksi ini akan terus dilakukan secara berkala setiap tahunnya menyesuaikan dengan anggaran daerah.

Sebagai bentuk perayaan atas pencapaian tersebut, Festival Literasi Kabupaten Madiun 2026 digelar pada 27 hingga 29 Oktober 2026. Festival ini diisi dengan berbagai agenda menarik, seperti pelatihan publik, lomba literasi, pameran UMKM, hingga peluncuran buku bertajuk "Khazanah Budaya dan Kearifan Lokal Kabupaten Madiun".

Acara puncak festival ditutup dengan sesi bincang-bincang interaktif bersama pimpinan daerah serta pemberian penghargaan bagi para pemenang lomba literasi. Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menandakan dukungan penuh pemerintah terhadap gerakan literasi di Madiun.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar